Tips Memakai Popok Sekali Pakai


Karena fungsi kulit bayi belum sempurna dan masih dalam perkembangan, diperlukan perhatian ekstra dan penanganan yang hati-hati. Apalagi, penelitian menunjukkan satu dari tiga bayi dan balita pernah menderita ruam popok.

Menurut dr.Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A, dari RS Cipto Mangunkusumo, ketebalan kulit bayi yang baru lahir adalah sekitar sepertiga kulit dewasa dan sangat sensitif. Padahal, dalam sehari bayi bisa memproduksi urin hingga 20 kali sehingga kulit di sekitar bokong, alat kelamin, dan paha, mudah iritasi akibat zat asam dari air kecing dan kotoran bayi.

“Kulit bagian genital bayi seharusnya tidak boleh kontak terlalu lama dengan zat-zat yang dikeluarkan dari tubuh bayi, termasuk air urin, karena bisa menyebabkan iritasi,”
katanya dalam acara peluncuran MamyPoko Ekstra Dry Stripes Pad di Jakarta (26/9).

Ruam popok ditandai dengan kulit yang menjadi kemerahan akibat kelembaban, gatal, serta lecet-lecet. “Jika ruam popok masih ringan, berikan krim yang mengandung zinc. Tapi kalau anak sudah sampai menangis ketika diganti popoknya atau saat kulitnya terkena air, sebaiknya langsung bawa bayi ke dokter,” katanya.

Mengganti popok lebih sering dapat mencegah terjadinya ruam. Selain itu keringkan bokongnya dengan baik setelah membasuh alat genitalnya. Rina juga tidak menyarankan anak memakai popok sepanjang hari untuk mencegah kulit menjadi lembab.

“Orangtua yang harus peka dengan kebutuhan anak, sebaiknya saat siang lebih sering mengganti popoknya karena di malam hari keinginan anak untuk pipis biasanya berkurang,” imbuhnya.

Untuk mencegah ruam popok, pilihlah popok yang memiliki daya serap baik dan mampu menjaga kulit bayi tetap kering. Selain itu, sesuaikan ukuran popok dengan lingkar pinggang bayi. Ukuran popok yang terlalu kecil akan menghambat pertukaran udara dan dapat memicu kulit bayi menjadi lecet.

http://health.kompas.com/read/2011/09/26/16041164/Kiat.Memakai.Popok.Sekali.Pakai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s