Yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil Saat Manjakan Diri di Spa

ImageWanita kini sering melakukan perawatan tubuh dan kecantikan di tempat spa. Di tempat tersebut, Anda bisa merasa rileks, tubuh dan pikiran segar, kembali energik dan bertenaga serta membangkitkan suasana hati. Bagi wanita yang tidak sedang hamil, mungkin kegiatan ini aman-aman saja. Namun, apakah aman melakukan perawatan spa saat Anda hamil?

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat ingin memanjakan diri dengan spa bagi ibu hamil, seperti dipaparkan Todays Parent:

1. Tetap ‘dingin’
Jacuzzi, sauna, atau perawatan apapun yang dapat menaikkan panas suhu tubuh, dilarang selama Anda hamil. Suatu studi menunjukkan 10 menit berada dalam bak air panas selama empat sampai enam minggu pertama kehamilan bisa meningkatkan kemungkinan keguguran.

“Ketika kulit Anda memanas, pembuluh darah melebar dan mengambil darah dari plasenta, membuat Anda berisiko tinggi untuk persalinan prematur, atau bahkan cacat lahir seperti spina bifida (cacat tabung syaraf)”, kata Joanna Greenhalgh, seorang bidan ternama di Sprucegrove, Alberta, Kanada.

2. Pijatan
Pijatan merupakan suatu cara yang menyenangkan untuk merelaksasikan tubuh dan juga untuk mengurangi sakit dan nyeri selama masa kehamilan. Saat dipijat, sangat penting untuk memberitahukan terapis Anda sejauh mana kekuatan pijatan yang dibutuhkan. “Jika refleksi merupakan bagian dari perawatan, terapis akan menghindari titik pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki, karena memiliki risiko membuat Anda kram,” ujar Greenhalgh.

Berbaring di atas perut selama pemijatan juga bisa dianggap aman, selama Anda merasa nyaman. Tapi berbaring telentang setelah kehamilan berusia lima bulan, bisa menyebabkan tekanan darah turun dan membuat Anda merasa lemah, karena berat dari rahim Anda pada vena cava, vena besar yang membawa darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Kebanyakan terapis akan menggunakan bantal dan posisi berbaring ke samping untuk mengakomodasi posisi Anda.

3. Kulit yang sensitif

Saat hamil, Anda mungkin memperhatikan bahwa kulit menjadi ekstra sensitif. Untuk itu, lebih baik Anda melewatkan lulur scrub dan beberapa prosedur tertentu, seperti pengelupasan kulit dengan mikrodermabrasi dan zat kimian lainnya, untuk menghindari iritasi. Selain hal-hal tersebut, facial lembut akan tidak masalah untuk Anda.

Namun untuk semua lotion dan ramuan yang digunakan selama perawatan spa, Greenhalgh menyarankan sebaiknya minta ahli kecantikan melakukan uji coba dulu untuk melihat apa yang terjadi. “Jika semuanya baik-baik setelah 10 menit, itu aman untuk dilanjutkan,” ujarnya. Hal ini penting dilakukan karena beberapa jenis wewangian dalam perawatan spa dapat menimbulkan efek toksik, kontraksi rahim dan membuat kulit menjadi semakin sensitif. Penelitian juga menunjukkan bahan-bahan kimia yang digunakan dalam perawatan di salon untuk kuku sebenarnya belum aman dengan kehamilan. Namun sekarang ini, telah banyak spa yang menggunakan bahan-bahan polesan yang bebas dari toluena, formalin dan DBP (dibutil ftalat).

Sebelum melakukan spa, sebaiknya ibu hamil mencari tahu dulu dengan bertanya pada teman atau membaca di media. Carilah spa yang mengkhususkan diri dalam perawatan untuk ibu hamil dan ajukanlah banyak pertanyaan pada terapis jika Anda merasa ragu. Ingin tetap cantik selama kehamilan tentunya boleh-boleh saja, namun Anda tetap harus bijaksana untuk menentukan jenis perawatan yang aman bagi Anda dan calon bayi.

(eny/eny)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s